Senin, 02 Februari 2015

Tips Menanam Adenium Di Pot


Penyuka adenium sangatlah banyak di tanah air. Akar-akarnya dapat menghadirkan eksotika sendiri waktu ukurannya jadi membesar. Bunganya juga catik serta enak dilihat mata. Jenis adenium yang banyak membuatnya cukup disukai. 

Tetapi, menanam adenium juga hal yang harus di perhatikan. Saat sebelum itu, karakter basic adenium per dipahami dahulu juga sebagai sisi dari langkah menjaga. Diambil dari situs (blog) BestBudidayaTanaman, tersebut ciri-ciri basic adenium : 

1. Tak suka pada banyak air. Keperluan adenium pada air cukup terbatas. Pasalnya, tanaman ini bisa menaruh banyak air didalam batang. Inilah yang bikin adenium dapat bertahan hidup sekalipun ditempatkan ditempat kering. Demikian sebaliknya, adenium kurang pas bila tinggal ditempat lembab atau basah. Keadaan sekian malah kurangi kemampuannya untuk tumbuh. Bila tanah tempat hidupnya terlampau lembab, dapat menyebabkan pembusukan akar. 

2. Senang pada hidup dengan terpaan cahaya matahari. Oleh karenanya, tempatkan tanaman adenium diluar agar selama seharian dapat bersentuhan segera dengan teriknya matahari. Ini yang membuatnya tumbuh tambah baik. 

3. Tanah yang disenangi adenium berbentuk porous. Berarti, tanah yang dpakai baiknya mudah dalam mengalirkan air. Walau demikian, adenium dapat juga menyesuaikan dengan type tanah beragam keadaan. 

Dalam menanam adenium, ada dua tempat yang dapat digunakan yakni pot serta tanah dengan cara segera. Bila Anda menanamnya didalam pot, yakinkan menggunakan tanah yang porous serta tak mengikat air terlampau lama. Media tanam yang butuh disediakan yakni pasir bangunan, pupuk kandang, serta sekap padi dengan perbandingan 2 : 2 : 1. Ketiga media dimasukkan ke pot serta lubang pot ditutup menggunakan kerikil agar tak ada media tanam yang keluar waktu penyiraman. Bibit adenium dapat dimasukkan dalam media. 

Bila mau menanamnya pada tanah, buat lubang dengan ukuran seputar 30x30x30 cm. Janganlah segera ditanam, namun biarlah dahulu tanah itu sepanjang dua minggu agar hama serta bibit penyakit mati. Masukkan top soil yang digabung pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 ke lubang. Bibit lalu ditanam di media.

0 komentar:

Posting Komentar